Pada Februari 2023, teleskop luar angkasa James Webb kembali membuat sebuah penemuan luar biasa. Teleskop tersebut menemukan enam galaksi baru yang letaknya dalam alam semesta lebih jauh daripada jangkauan pengamatan manusia sebelumnya. Penemuan itu memutarbalikkan pengetahuan kita selama ini tentang ruang angkasa. Seorang ahli astronomi berkomentar, “Menemukan sesuatu yang begitu tak terduga seperti ini sebenarnya menciptakan masalah baru bagi dunia ilmu pengetahuan.” Dengan sedikit rasa malu, seorang ahli astrofisika berkata, “Tidak ada yang salah dengan ketidaktahuan.”
Di Swedia, ada sebuah konsep yang dikenal sebagai döstädning, yang secara harfiah berarti “pembersihan kematian”. Idenya adalah seiring bertambahnya usia, seharusnya kita berhenti menumpuk “barang” dan mulai membuang barang-barang tidak perlu yang telah kita kumpulkan sepanjang hidup kita. “Pembersihan kematian ala Swedia” itu sebenarnya menjadi tanda kasih untuk anak-anak dan para sahabat, karena dengan demikian tugas mereka untuk membereskan apa yang kita tinggalkan setelah ajal akan lebih mudah.
Himne “When I Survey the Wondrous Cross” (Memandang Salib yang Agung, KRI 211) adalah karya Isaac Watts, salah satu penulis lagu himne terbesar sepanjang masa. Dalam lirik sajaknya, ia menggunakan majas paradoks untuk menunjukkan tema yang kontras: “Kemuliaan pada diriku hanya kehinaan belaka.” Terkadang kita menyebut ungkapan semacam itu sebagai oksimoron, yaitu penggunaan kata-kata yang seakan saling bertentangan, seperti “perang saudara” dan “isak tangis bahagia.” Dalam lirik yang digubah Watts, penggunaan paradoksnya jauh lebih mendalam.
Kebanyakan orang mungkin belum pernah mendengar tentang Kate Hankey, seorang wanita yang luar biasa. Sebagai guru, penginjil, pengelola sekolah, misionaris, dan penyair, ia dengan setia melayani Yesus di Inggris pada abad ke-19. Pada tahun 1867, Kate terjangkit penyakit serius. Selama masa pemulihannya, ia menulis sebuah puisi panjang yang terbagi ke dalam dua bagian: “The Story Wanted” (Kisah yang Diinginkan) dan “The Story Told” (Kisah yang Diceritakan). Kedua puisi tersebut mengungkapkan dengan sangat intim hubungan dirinya dengan Yesus dan peristiwa-peristiwa dalam hidup-Nya.
Pada tahun 1968, Amerika Serikat sedang berkutat dengan perang di Vietnam, kekerasan rasial yang merajalela di berbagai kota, dan pembunuhan dua tokoh masyarakat. Setahun sebelumnya, kebakaran merenggut nyawa tiga astronaut di landasan peluncuran, dan perjalanan ke bulan pun terdengar seperti gagasan yang mustahil diwujudkan. Meski demikian, pesawat antariksa Apollo 8 akhirnya berhasil diluncurkan beberapa hari sebelum Natal.
Di sebuah pengadilan, seorang pria mengajukan gugatan untuk dilindungi dari Allah. Ia mengklaim Allah telah bertindak “sangat jahat” dan menunjukkan “sikap yang sangat negatif” terhadapnya. Hakim ketua menolak gugatan tersebut, dan berkata bahwa yang dibutuhkan pria itu bukanlah bantuan pengadilan, melainkan pertolongan untuk kesehatan mentalnya. Sebuah kisah nyata yang lucu sekaligus menyedihkan.
Seorang pemain football Amerika yang terkenal naik ke atas podium yang tidak berada di stadion olahraga. Ia berbicara di hadapan 300 narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Everglades di Miami, Florida, untuk membagikan firman Tuhan yang diambil dari Kitab Yesaya.
Pada tanggal 5 Februari 2023, Christian Atsu mencetak gol kemenangan untuk tim sepak bolanya dalam sebuah pertandingan di Turki. Pemain bintang ini belajar bermain sepak bola sejak usia kanak-kanak, berlari dengan kaki telanjang di negara asalnya, Ghana. Christian adalah seorang pengikut Kristus, dan ia pernah berkata: “Yesus adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidup saya.” Ia sering memuat ayat-ayat Alkitab di media sosial, tidak malu-malu menunjukkan imannya, dan mewujudkan iman itu dengan mendanai sekolah bagi anak-anak yatim piatu.
Definisi phobia (fobia) adalah “ketakutan irasional” terhadap benda atau situasi tertentu. Arachnophobia adalah ketakutan pada laba-laba (meski ada yang berpendapat bahwa fobia seperti itu sangat masuk akal!). Contoh fobia lain adalah globophobia dan xocolatophobia. Masih ada sekitar 400 jenis fobia lainnya yang tercatat dan benar-benar terjadi. Tampaknya hampir semua hal bisa membuat manusia takut.